“Malu.. malu dengan bulan mulia, diri ini belum sempurna utk menemuinya”
Depakan tangan, sambutlah dengan ketenangan.Tidak usah kau segan silu kepada bulan yg mulia, bulan yg penuh rahmat dan keberkatan.
Ya sekarang, waktu yg benar sesuai utk kau dan aku merobek alam yg baru. Alam yg mewarnai diri dengan kebaikan. Kemudian kebaikan itu akan meresap dan menusuk ke dalam jiwa muda kita.
Benar, akan ada yg memperlekeh dan memperkecilkan usaha kau itu. “syaitan berubah menjadi malaikat sementara”, kata mereka. Ombak akan tetap memukul pantai, matahari akan tetap menyinar dipagi, begitu juga mulut manusia akan tetap 'berkata', meski apa pun yg kau laksana.
Terlalu rugi utk hidup dalam tanggapan orang lain, teruskan menapak walau setapak. Kata orang hasil yg sedikit itu lebih baiknya dari tiada apa. Jgn terlalu risau dgn apa yg mendatang. percayalah, kerja keras tidak akan mengkhianati hasil. Carilah diri yang baru pada detik yang penuh kerberkatan ini.
Biasanya sukar itu adalah permulaan, andai mulanya sudah berhasil maka teruslah kekal dilaluannya.Seluas mana pintu hayat belum lagi dikatup, seluas itu juga peluang kita utk 'berjaya'. Tulislah cerita baru pada diari yg baru, gunakan juga pena yg baru.
- renotak -
No comments:
Post a Comment